Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan telah membuka pendaftaran bagi pedagang yang bukan berasal dari Pasar Barito untuk menempati kios-kios di Sentra Fauna Lenteng Agung. Langkah ini diambil setelah masa pendaftaran untuk pedagang Pasar Barito berakhir. Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan, Parulian Tampubolon, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima pengajuan dari pedagang di luar Barito, termasuk warga Lenteng Agung. “Untuk pedagang luar Barito sudah dibuka, dan sudah ada yang mendaftar dari warga Lenteng Agung. Jumlahnya belum terekap yang terbaru,” ujar Parulian saat dikonfirmasi pada Minggu (9/11/2025).
Meskipun pendaftaran telah dibuka, hingga kini belum ada pedagang dari Pasar Burung Barito yang bersedia pindah ke lokasi baru di Sentra Fauna Lenteng Agung setelah kios mereka di samping Taman Langsat dibongkar. Parulian telah berupaya membujuk para pedagang Pasar Barito untuk mengisi kios-kios yang tersedia. “Kami sudah persilakan mereka masuk, sudah dikirim ke mereka surat untuk segera masuk. Masih tetap menolak kalau dari pedagang eks Barito,” jelasnya.
Parulian menegaskan bahwa pihaknya masih membuka kesempatan bagi pedagang Barito yang ingin pindah ke Sentra Fauna Lenteng Agung selama kios masih tersedia. “Selama masih ada yang kosong akan tetap dibuka sesuai persyaratan,” tambahnya. Persyaratan tersebut meliputi status sebagai warga Jakarta, terdaftar sebagai pedagang Jakpreneur, memiliki atau bersedia membuka rekening Bank Jakarta, dan tidak sedang menggunakan fasilitas UKM lain seperti loksem atau lokbin. Selain itu, penyewa harus menggunakan kios secara penuh tanpa menyewakannya kepada pedagang lain. Kios-kios ini dikhususkan untuk pedagang yang menjual hewan, kuliner, dan buah.
Sebelumnya, Parulian menyebutkan bahwa sudah ada 26 pedagang dari Pasar Barito yang tercatat akan direlokasi ke kios di Sentra Hewan Lenteng Agung. “Dari pedagang Barito ada 26. Sedangkan luar Barito, kami masih sifatnya menampung keinginan mereka, belum bisa berjanji kepada mereka. Mengingat utamanya adalah pedagang Barito,” ujarnya pada Senin (3/11/2025). Relokasi ini terkait dengan proyek pembangunan Taman ASEAN atau Taman Bendera Pusaka yang akan menggantikan Pasar Barito. Proyek ini merupakan bagian dari rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperluas ruang terbuka hijau (RTH).
Taman Bendera Pusaka nantinya akan menggabungkan tiga taman yang sudah ada sebelumnya, yaitu Taman Leuser, Taman Ayodhya, dan Taman Langsat. Proyek taman ini ditargetkan selesai pada Desember 2025. Pemerintah menyatakan bahwa taman ini akan menjadi ruang publik baru yang ikonik. Saat Jakarta tidak lagi menjadi ibu kota negara, Taman Bendera Pusaka diharapkan menjadi simbol identitas baru Jakarta sebagai Ibu Kota ASEAN, mengingat gedung Sekretariat ASEAN berada di kawasan tersebut.
Dengan pembukaan pendaftaran ini, diharapkan Sentra Fauna Lenteng Agung dapat menjadi pusat perdagangan yang ramai dan mendukung perekonomian lokal, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperluas ruang terbuka hijau di Jakarta.