Jakarta Utara — Dinas Bina Marga melakukan perbaikan sementara di Jalan Mitra Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara, sebagai upaya penanganan awal terhadap kerusakan jalan yang kerap dikeluhkan pengguna. Perbaikan ini dilakukan dengan menambal sejumlah lubang yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi jalan saat ini masih belum sepenuhnya rata. Di beberapa titik, khususnya pada belokan menuju Jalan Gedong Panjang, terlihat pelat besi dipasang untuk menutup area kerusakan pada saluran drainase. Pelat tersebut difungsikan agar kendaraan tetap dapat melintas meski kondisi jalan belum sepenuhnya pulih.
Warga sekitar menilai perbaikan sementara tersebut belum mampu bertahan lama. Jalan Mitra Bahari diketahui merupakan jalur utama yang setiap harinya dilalui kendaraan berat, termasuk truk kontainer bermuatan besar. Akibatnya, tambalan aspal kerap kembali rusak atau mengalami amblas dalam waktu singkat.
Kondisi ini berdampak langsung pada pengendara. Banyak pengemudi terpaksa mengurangi kecepatan untuk menghindari guncangan, terutama saat melintasi area yang ditutup pelat besi. Situasi menjadi lebih berisiko saat hujan turun, karena genangan air sering kali menutupi lubang di jalan sehingga sulit terlihat.
Warga pun berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen yang lebih kuat dan tahan terhadap beban kendaraan berat. Pihak terkait disebut telah merencanakan perbaikan menyeluruh, yang akan dilaksanakan setelah intensitas hujan mulai berkurang, agar hasil pengerjaan dapat lebih optimal dan bertahan dalam jangka panjang.