Bekasi, 6 Januari 2026 – Wali Kota Bekasi menyatakan kesiapannya untuk membuka anggaran daerah secara transparan, menindaklanjuti instruksi dari Dedi Mulyadi. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah. “Kami berkomitmen untuk menjalankan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ujar Wali Kota Bekasi dalam pernyataannya.
Instruksi dari Dedi Mulyadi, yang merupakan tokoh politik berpengaruh, menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa dana publik digunakan secara efektif dan efisien. Wali Kota Bekasi merespons dengan menyatakan kesiapan untuk membuka akses informasi anggaran kepada masyarakat. “Kami akan memastikan bahwa setiap alokasi dana dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Sebagai langkah awal, pemerintah kota Bekasi akan mempublikasikan laporan anggaran secara berkala melalui situs resmi pemerintah. Selain itu, akan diadakan forum diskusi publik untuk membahas penggunaan anggaran dan mendengarkan masukan dari masyarakat. “Kami ingin melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan terkait anggaran,” jelas Wali Kota Bekasi.
Langkah ini disambut baik oleh masyarakat dan pengamat kebijakan publik. Banyak yang berharap bahwa transparansi anggaran dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. “Ini adalah langkah positif yang menunjukkan komitmen pemerintah untuk melayani masyarakat dengan lebih baik,” ungkap seorang pengamat kebijakan publik. Masyarakat juga diharapkan dapat lebih aktif dalam memantau penggunaan anggaran daerah.
Transparansi anggaran diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah. Dengan pengelolaan anggaran yang lebih terbuka, diharapkan dapat meminimalisir potensi penyalahgunaan dana publik dan meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran. “Kami percaya bahwa transparansi akan membawa perubahan positif bagi pembangunan di Bekasi,” kata Wali Kota Bekasi.
Untuk memastikan transparansi anggaran berjalan efektif, pemerintah kota Bekasi akan bekerja sama dengan lembaga pengawas independen. Kolaborasi ini bertujuan untuk melakukan audit dan evaluasi terhadap penggunaan anggaran secara berkala. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegas Wali Kota Bekasi.
Kesiapan Wali Kota Bekasi untuk membuka anggaran daerah secara transparan merupakan langkah penting dalam meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik. Dengan melibatkan masyarakat dan bekerja sama dengan lembaga pengawas, diharapkan pengelolaan anggaran dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Langkah ini tidak hanya memperkuat pemerintahan yang bersih, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.