Jakarta, 22 Desember 2025 – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi mengumumkan bahwa perayaan Tahun Baru di Monumen Nasional (Monas) ditiadakan tahun ini. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk keamanan dan kenyamanan warga. Sebagai gantinya, delapan lokasi alternatif telah disiapkan untuk menyambut pergantian tahun dengan meriah.
Monas, yang selama ini menjadi pusat perayaan Tahun Baru di Jakarta, tidak akan menjadi lokasi perayaan tahun ini. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan potensi kerumunan yang dapat mengganggu ketertiban umum dan keamanan. Selain itu, pemerintah juga ingin mengurangi dampak lingkungan yang sering kali terjadi akibat perayaan besar-besaran di area tersebut.
Sebagai pengganti, pemerintah telah menyiapkan delapan lokasi alternatif yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta. Lokasi-lokasi ini dipilih untuk memastikan bahwa warga Jakarta tetap dapat merayakan Tahun Baru dengan aman dan nyaman. Berikut adalah delapan titik perayaan yang telah disiapkan:
Menawarkan berbagai hiburan dan pertunjukan kembang api yang spektakuler.
Menyajikan pertunjukan budaya dan seni dari berbagai daerah di Indonesia.
Menyuguhkan suasana klasik dengan pertunjukan musik dan seni jalanan.
Menyediakan area rekreasi dengan pemandangan pantai yang menawan.
Menjadi lokasi untuk pertunjukan musik dan pesta rakyat.
Menawarkan suasana modern dengan berbagai acara hiburan.
Menyediakan pertunjukan musik dan pesta kembang api.
Menjadi pusat perayaan dengan pertunjukan musik dan kembang api.
Pemerintah DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk memastikan bahwa perayaan di delapan lokasi tersebut berjalan lancar. Pengamanan ketat akan diterapkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, fasilitas umum seperti toilet dan tempat sampah juga akan disediakan untuk kenyamanan pengunjung.
Pemerintah mengimbau warga Jakarta untuk merayakan Tahun Baru dengan tertib dan mematuhi aturan yang berlaku di setiap lokasi perayaan. Warga juga diharapkan untuk menjaga kebersihan dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan orang lain. Partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting untuk menciptakan suasana perayaan yang aman dan menyenangkan.
Dengan adanya delapan titik perayaan alternatif ini, diharapkan warga Jakarta dapat menikmati pergantian tahun dengan penuh suka cita. Pemerintah berharap agar Tahun Baru ini menjadi awal yang baik bagi seluruh warga, dengan harapan akan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera di tahun mendatang.
Ditiadakannya perayaan Tahun Baru di Monas dan pengalihan ke delapan lokasi alternatif merupakan langkah strategis dari Pemerintah DKI Jakarta untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga. Dengan persiapan yang matang dan kerjasama dari masyarakat, diharapkan perayaan Tahun Baru di Jakarta dapat berlangsung dengan aman dan meriah.