Setelah tragedi ledakan yang mengguncang SMAN 72, Pramono, seorang tokoh masyarakat, mengunjungi sekolah tersebut untuk memberikan dukungan moral kepada para siswa. Kunjungan ini menjadi momen penting bagi siswa untuk menyampaikan perasaan dan kekhawatiran mereka pasca insiden yang mengejutkan tersebut. Pramono berusaha mendengarkan dengan seksama setiap curahan hati yang disampaikan oleh para siswa.
Para siswa SMAN 72 memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi pengalaman dan perasaan mereka setelah tragedi ledakan. Banyak dari mereka yang masih merasa trauma dan cemas akan keselamatan di lingkungan sekolah. Mereka mengungkapkan kekhawatiran tentang keamanan dan berharap ada langkah konkret yang diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Pramono mendengarkan dengan penuh empati, memberikan dukungan moral dan dorongan kepada para siswa untuk tetap kuat menghadapi situasi ini.
Dalam kunjungannya, Pramono menekankan pentingnya pemulihan psikologis bagi para siswa dan staf sekolah. Ia mendorong pihak sekolah untuk menyediakan layanan konseling dan dukungan psikologis bagi mereka yang terdampak. Pramono juga berjanji akan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk meningkatkan keamanan di lingkungan sekolah, sehingga para siswa dapat belajar dengan tenang dan aman.
Para siswa dan orang tua berharap adanya peningkatan langkah-langkah keamanan di SMAN 72. Mereka menginginkan adanya sistem keamanan yang lebih baik, termasuk pemasangan kamera pengawas dan peningkatan pengawasan di sekitar sekolah. Selain itu, pelatihan tanggap darurat juga diharapkan dapat dilakukan secara rutin untuk mempersiapkan siswa dan staf menghadapi situasi darurat.
Orang tua dan masyarakat sekitar juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung pemulihan pasca tragedi ini. Dengan kerjasama yang baik antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan lingkungan sekolah dapat kembali menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para siswa. Dukungan dari semua pihak sangat penting untuk membantu para siswa pulih dari trauma dan melanjutkan kegiatan belajar mengajar dengan semangat baru.
Tragedi ledakan di SMAN 72 menjadi pengingat akan pentingnya keamanan di lingkungan sekolah. Dengan dukungan dari tokoh masyarakat seperti Pramono, serta kerjasama antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan pemulihan dapat berjalan dengan baik. Langkah-langkah keamanan yang lebih ketat dan dukungan psikologis yang memadai diharapkan dapat mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi para siswa, sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan dengan tenang dan penuh semangat.