Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan bantuan kepada keluarga AS (41), seorang hansip yang tewas setelah berusaha menggagalkan aksi pencurian motor di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Dalam kunjungannya ke Cakung pada Minggu (9/11/2025), Gus Ipul menyatakan bahwa selain memberikan santunan, pihaknya juga akan menindaklanjuti dengan program-program lain yang lebih dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan ahli waris. “Tadi melakukan dialog yang Insya Allah tentu disamping ada santunan yang kita berikan. Kita juga akan menindaklanjuti nanti dengan program-program lain yang lebih dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan dari ahli waris,” ujar Gus Ipul.
Tidak hanya keluarga korban yang meninggal dunia, bantuan juga diberikan kepada rekan korban yang selamat dalam insiden tersebut. Gus Ipul menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sekali, tetapi akan terus ditindaklanjuti dengan penilaian lebih lanjut. “Tentu kita berikan bantuan. Jadi yang selamat pun kita berikan bantuan dan bantuannya tidak sekedar semacam bantuan sekali, tapi kita akan terus tindaklanjuti dengan assessment,” kata Gus Ipul.
Kementerian Sosial juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban selamat dan keluarga korban guna memulihkan trauma yang dialami. “Ya tentu kami akan melakukan asesmen lewat pendamping-pendamping kami, nanti akan kita lihat ya pada masa rehab itu apa yang dibutuhkan,” ucap Gus Ipul. Ia menambahkan bahwa pendampingan yang diperlukan, seperti psikolog atau pemulihan lain yang dibutuhkan seperti rehabilitasi sosial, akan dipenuhi oleh kementerian.
Sebelumnya, AS (42) terkena tembakan dari orang tidak dikenal (OTK) saat berusaha menggagalkan aksi pencurian motor di Jalan Pelajar, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (8/11/2025) pagi. Kapolsek Cakung, Kompol Widodo Saputro, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika korban dan dua saksi sedang melakukan ronda malam di lingkungan RW 09 Jalan Pelajar. Saat memantau kamera CCTV, korban melihat aktivitas mencurigakan dari seseorang yang diduga hendak mencuri sepeda motor. Korban bersama para saksi kemudian langsung menuju lokasi kejadian.
“Saat melihat pelaku, korban langsung menabrakkan sepeda motornya ke sepeda motor pelaku,” kata Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro dalam keterangan tertulis, Sabtu. Setelah menabrak, sempat terjadi duel antara korban dan pelaku sebelum terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari tembakan. “Saat itu terjadi suara ledakan sebanyak dua kali dan korban langsung terjatuh, saksi selanjutnya mengamankan diri dan meminta pertolongan warga,” jelasnya.
Polisi telah melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi korban ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan penanganan darurat. Korban diketahui mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kiri. Berdasarkan keterangan saksi, suara tembakan terdengar sebanyak dua kali. Peristiwa tersebut juga terekam kamera CCTV, yang menunjukkan sepeda motor yang dikendarai dua pelaku di persimpangan jalan.
Dengan adanya bantuan dari Kementerian Sosial, diharapkan keluarga korban dapat terbantu dalam menghadapi masa sulit ini, serta korban selamat dapat pulih dari trauma yang dialami. Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya keamanan dan kewaspadaan di lingkungan sekitar.