Pramono, seorang tokoh penting dalam pengelolaan air di Jakarta, secara tegas mendorong perubahan status PAM Jaya menjadi Perseroan Daerah (Perseroda). Langkah ini dianggap sebagai strategi penting untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan air bersih di ibu kota. Dengan status baru ini, PAM Jaya diharapkan dapat beroperasi lebih fleksibel dan profesional, sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Pramono menjelaskan bahwa perubahan status ini diperlukan untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi PAM Jaya saat ini. Salah satu alasan utamanya adalah untuk meningkatkan kapasitas finansial dan operasional perusahaan. “Dengan menjadi Perseroda, PAM Jaya dapat lebih leluasa dalam mencari pendanaan dan bermitra dengan pihak swasta,” ujar Pramono. Selain itu, status Perseroda memungkinkan PAM Jaya untuk lebih responsif terhadap dinamika pasar dan kebutuhan konsumen.
Transformasi menjadi Perseroda diyakini akan membawa sejumlah manfaat bagi PAM Jaya dan masyarakat Jakarta. Pertama, peningkatan efisiensi operasional diharapkan dapat menurunkan biaya produksi dan distribusi air bersih. Kedua, dengan fleksibilitas yang lebih besar, PAM Jaya dapat mengadopsi teknologi baru dan inovasi dalam pengelolaan air. Ketiga, status baru ini membuka peluang untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan.
Meskipun banyak manfaat yang diharapkan, proses transformasi ini tidak lepas dari tantangan. Salah satunya adalah resistensi dari berbagai pihak yang khawatir akan dampak perubahan ini terhadap tarif air dan aksesibilitas layanan. Pramono menegaskan bahwa perubahan ini tidak akan mengorbankan kepentingan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa layanan air tetap terjangkau dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat,” tegasnya.
Untuk mewujudkan transformasi ini, dukungan dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan. Pemerintah DKI Jakarta telah menyatakan dukungannya terhadap langkah ini, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas layanan publik. Selain itu, keterlibatan aktif dari masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat juga penting untuk memastikan bahwa proses ini berjalan transparan dan akuntabel.
Dengan perubahan status menjadi Perseroda, diharapkan PAM Jaya dapat menjadi perusahaan yang lebih kompetitif dan berdaya saing tinggi. Pramono berharap bahwa langkah ini akan membawa dampak positif jangka panjang bagi pengelolaan air di Jakarta. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga Jakarta mendapatkan akses air bersih yang berkualitas,” kata Pramono.
Dorongan Pramono untuk mengubah status PAM Jaya menjadi Perseroda merupakan langkah strategis yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan air di Jakarta. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan transformasi ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi semua pihak. Transformasi ini juga menjadi contoh bagaimana pengelolaan layanan publik dapat ditingkatkan melalui inovasi dan kolaborasi.