Jakarta — Masyarakat diimbau mewaspadai potensi kemacetan lalu lintas di wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (5/2/2026). Pasalnya, sejumlah kelompok massa menggelar aksi unjuk rasa di dua titik berbeda sejak pagi hari.
Titik pertama berada di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan hingga kawasan Patung Kuda, Gambir. Di lokasi tersebut, aksi demonstrasi dilakukan oleh Aliansi Aksi Sejuta Buruh bersama elemen massa lainnya. Aksi ini diperkirakan berlangsung sejak pagi dan berpotensi berdampak pada arus lalu lintas di kawasan sekitar.
Sementara itu, titik unjuk rasa kedua berlangsung di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Jalan Kebon Sirih, Menteng. Aksi ini digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indraprasta PGRI, dengan agenda penyampaian aspirasi kepada pihak terkait.
Untuk mengamankan jalannya kegiatan, aparat kepolisian mengerahkan 972 personel gabungan yang disiagakan di kedua lokasi aksi. Pengamanan dilakukan guna menjaga ketertiban umum sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan.
Terkait pengaturan lalu lintas, pihak kepolisian menyatakan bahwa rekayasa arus bersifat situasional, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan jumlah massa yang hadir. Pengalihan arus akan diberlakukan apabila diperlukan demi mengurai kepadatan kendaraan.
Polisi pun mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan sekitar lokasi unjuk rasa dan menggunakan jalur alternatif selama aksi berlangsung, guna mengantisipasi kemacetan serta memperlancar mobilitas.
Kesimpulan, dengan adanya dua aksi demonstrasi di Jakarta Pusat hari ini, warga diharapkan lebih waspada dan merencanakan perjalanan dengan baik. Kepolisian memastikan pengamanan tetap optimal, sembari mengajak masyarakat bekerja sama menjaga ketertiban selama penyampaian aspirasi berlangsung.