XVG.id - Portal Berita Generasi Muda Indonesia
  • Home
  • Viral
  • Nasional
  • Selebriti
  • E-Sport
  • Musik
  • Fashion
  • Lifestyle
Reading: BPJS PBI Warga Depok dan Bekasi Dinonaktifkan, Pasien Kronis Terancam Tak Dapat Perawatan
Share
  • Subscribe US
Notification
XVG.id - Portal Berita Generasi Muda IndonesiaXVG.id - Portal Berita Generasi Muda Indonesia
Font ResizerAa
  • Home
  • Nasional
  • Selebriti
  • Game & E-Sport
  • Musik
  • Fashion
  • Lifestyle
  • Viral & Trending
Search
  • Home
  • Nasional
  • Selebriti
  • Game & E-Sport
  • Musik
  • Fashion
  • Lifestyle
  • Viral & Trending
Have an existing account? Sign In
Follow US
© XVG.co.id - Portal Media Generasi Muda Indonesia
XVG.id - Portal Berita Generasi Muda Indonesia > Blog > Megapolitan > BPJS PBI Warga Depok dan Bekasi Dinonaktifkan, Pasien Kronis Terancam Tak Dapat Perawatan
Megapolitan

BPJS PBI Warga Depok dan Bekasi Dinonaktifkan, Pasien Kronis Terancam Tak Dapat Perawatan

Redaksi XVG
Last updated: 6 Februari 2026 2:31 pm
Redaksi XVG
Share
3 Min Read

Depok–Bekasi — Sejumlah warga di wilayah Jawa Barat, khususnya Depok dan Bekasi, mengaku terkejut setelah mendapati status kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) mereka dinonaktifkan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Penonaktifan ini diduga berkaitan dengan pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTESN) yang mengklasifikasikan sebagian warga ke dalam kelompok ekonomi menengah ke atas, meski kondisi riil di lapangan dinilai tidak mencerminkan hal tersebut.

Dampak kebijakan ini dirasakan langsung oleh pasien dengan kondisi kesehatan serius. Di Bekasi, seorang pasien gagal ginjal bernama Lala (34) terpaksa menunda jadwal rutin cuci darah (hemodialisa) di RS Mitra Keluarga Jatiasih karena status BPJS PBI miliknya dinonaktifkan. Padahal, Lala mengaku sangat bergantung pada layanan tersebut untuk bertahan hidup.

Kondisi Lala kian memprihatinkan karena ia telah mengalami sesak napas akibat tertundanya jadwal hemodialisa. Meski tinggal di rumah dengan kondisi atap bocor dan kerap terdampak banjir, data DTESN mencatatnya masuk dalam Desil VI atau kelompok ekonomi menengah ke atas, sehingga bantuan iuran BPJS dihentikan.

Kasus serupa juga terjadi di Depok. Seorang balita berinisial B (3) di kawasan Pancoran Mas terancam tidak dapat melanjutkan terapi bicara tumbuh kembang. Keluarga baru mengetahui status BPJS PBI balita tersebut telah nonaktif saat mencoba mendaftar terapi melalui aplikasi Mobile JKN.

Jika harus menjalani terapi secara mandiri, biaya yang harus ditanggung mencapai Rp350.000 per sesi, angka yang dinilai sangat memberatkan keluarga. Sang nenek mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan sebelumnya terkait perubahan status kepesertaan cucunya.

Selain itu, terdapat laporan warga Depok lainnya yang mengeluhkan tidak bisa mendapatkan perawatan inap di rumah sakit akibat status BPJS PBI yang telah dinonaktifkan, meski mengalami keluhan kesehatan seperti sakit asam lambung yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Berdasarkan data, di Kota Depok saja tercatat sebanyak 281.725 peserta BPJS PBI dinonaktifkan per 31 Januari 2026. Jumlah tersebut memicu kekhawatiran luas, terutama bagi warga dengan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan rutin dan berkelanjutan.

Menanggapi hal ini, pihak BPJS Kesehatan menyatakan bahwa penonaktifan peserta PBI dilakukan berdasarkan data yang diterima dari Kementerian Sosial. Warga yang merasa masih memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan diimbau untuk melakukan pengecekan data dan mengajukan reaktivasi melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku.Situasi ini menimbulkan kecemasan mendalam di tengah masyarakat, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis, karena terputusnya akses layanan kesehatan dapat berdampak langsung pada keselamatan dan kelangsungan hidup mereka.

TAGGED:Depok
Share This Article
Facebook Twitter Email Copy Link Print
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
TwitterFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Popular News

Sandiaga Uno Serahkan LHKPN: Total Kekayaan Capai Rp 11,2 Triliun
7 Februari 2025
Fariz RM Ditangkap: Kasus Narkoba dan Keterlibatan Mantan Sopir
23 Februari 2025
Antisipasi Kemacetan: GT Kuningan 1 dan GT Semanggi 1 Dibuka Parsial Hari Ini
29 September 2025
Indonesia Siap Kirim 10.000 Ton Beras ke Palestina dalam Waktu Dekat
5 Agustus 2025
XVG.id - Portal Berita Generasi Muda Indonesia

Memberships

  • Redaksi
  • Tentang Kami

Quick Links

  • Syarat dan Ketentuan Privasi
  • Iklan
  • Pedoman Siber
FacebookLike
TwitterFollow
YoutubeSubscribe

© XVG.co.id – Portal Media Generasi Muda Emas Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?