Pada awal Januari 2026, warga Depok dikejutkan dengan keberadaan tiang penyangga yang dicor di trotoar Jalan Juanda. Keberadaan tiang ini menimbulkan pertanyaan dan keprihatinan di kalangan masyarakat setempat. Trotoar yang seharusnya menjadi area pejalan kaki kini terganggu oleh struktur beton yang dinilai tidak pada tempatnya.
Warga sekitar mengungkapkan keheranan dan ketidakpuasan mereka terhadap keberadaan tiang penyangga tersebut. Banyak yang mempertanyakan alasan dan tujuan pemasangan tiang di area yang seharusnya bebas hambatan bagi pejalan kaki. Beberapa warga bahkan mengeluhkan bahwa tiang tersebut mengganggu aktivitas sehari-hari dan mengurangi kenyamanan saat berjalan di trotoar.
Menanggapi keluhan warga, pihak terkait memberikan penjelasan mengenai pemasangan tiang penyangga di trotoar. Menurut mereka, tiang tersebut dipasang sebagai bagian dari proyek infrastruktur yang sedang berlangsung di kawasan tersebut. Namun, penjelasan ini belum sepenuhnya memuaskan warga yang merasa bahwa pemasangan tiang seharusnya tidak mengorbankan kenyamanan pejalan kaki.
Keberadaan tiang penyangga di trotoar Jalan Juanda berdampak langsung pada pejalan kaki. Mereka harus berhati-hati dan menghindari area yang terhalang oleh tiang. Hal ini menambah risiko kecelakaan, terutama bagi penyandang disabilitas dan orang tua yang menggunakan trotoar sebagai jalur utama mereka. Warga berharap ada solusi yang lebih baik untuk mengatasi masalah ini.
Pemerintah Kota Depok menyatakan akan meninjau kembali proyek infrastruktur yang melibatkan pemasangan tiang penyangga di trotoar. Mereka berjanji untuk mencari solusi yang tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki. Pemerintah juga berencana untuk berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan bahwa proyek infrastruktur berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Warga Depok berharap agar pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki situasi ini. Mereka menginginkan trotoar yang aman dan nyaman untuk digunakan oleh semua kalangan. Partisipasi aktif dari masyarakat dalam memberikan masukan dan saran juga diharapkan dapat membantu menemukan solusi terbaik.
Kasus tiang penyangga di trotoar Jalan Juanda Depok menyoroti pentingnya perencanaan infrastruktur yang tepat dan mempertimbangkan kenyamanan pejalan kaki. Dengan perencanaan yang baik dan koordinasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan masalah serupa dapat dihindari di masa depan. Semua pihak harus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi pejalan kaki.