Jakarta, 6 Januari 2026 – Jalan Salemba Tengah, yang terletak di pusat kota Jakarta, masih menjadi perhatian utama bagi para pengguna jalan. Meskipun rencana untuk menerapkan sistem satu arah telah diumumkan, hingga saat ini kendaraan masih melaju dalam dua arah. Situasi ini menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran di kalangan pengendara yang melintasi kawasan tersebut.
Pemerintah DKI Jakarta sebelumnya telah mengumumkan rencana untuk mengubah Jalan Salemba Tengah menjadi jalur satu arah. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di kawasan yang padat tersebut. Namun, hingga kini, implementasi sistem satu arah belum terealisasi, dan kendaraan masih melaju dari kedua arah.
Beberapa kendala menjadi alasan utama mengapa sistem satu arah belum diterapkan di Jalan Salemba Tengah. Salah satunya adalah masalah koordinasi antara instansi terkait yang bertanggung jawab atas pengaturan lalu lintas. Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat dan pengendara mengenai perubahan ini juga dianggap belum maksimal, sehingga banyak yang masih belum mengetahui rencana tersebut.
Keberlanjutan lalu lintas dua arah di Jalan Salemba Tengah menimbulkan berbagai dampak negatif. Kemacetan yang sering terjadi di jam-jam sibuk menjadi salah satu masalah utama. Selain itu, potensi kecelakaan lalu lintas juga meningkat akibat kebingungan pengendara yang tidak mengetahui arah yang benar. Kondisi ini memerlukan perhatian serius dari pihak berwenang untuk segera diatasi.
Para pengguna jalan yang sering melintasi Jalan Salemba Tengah mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap situasi ini. “Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk menerapkan sistem satu arah agar lalu lintas lebih tertib dan aman,” ujar salah satu pengendara. Mereka juga mengharapkan adanya petunjuk yang jelas dan sosialisasi yang lebih intensif mengenai perubahan ini.
Pemerintah DKI Jakarta menyatakan komitmennya untuk segera menyelesaikan masalah ini. Koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan penerapan sistem satu arah dapat berjalan lancar. Selain itu, pemerintah juga berencana untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai media agar informasi mengenai perubahan ini dapat tersampaikan dengan baik.
Jalan Salemba Tengah yang masih beroperasi dengan lalu lintas dua arah menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara di Jakarta. Diperlukan langkah konkret dari pemerintah dan instansi terkait untuk segera menerapkan sistem satu arah demi kelancaran dan keselamatan lalu lintas. Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan perubahan ini dapat segera terwujud dan memberikan manfaat bagi semua pengguna jalan.