Jakarta, 22 Desember 2025 – Stasiun Tanjung Priok, sebuah bangunan bersejarah yang pernah menjadi saksi bisu kejayaan transportasi kereta api di Indonesia, kini mulai tersisih oleh arus modernisasi. Didirikan pada awal abad ke-20, stasiun ini dulunya merupakan pusat aktivitas transportasi yang menghubungkan Jakarta dengan berbagai kota besar lainnya. Arsitektur megahnya yang bergaya kolonial Belanda menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Stasiun Tanjung Priok memainkan peran penting dalam sejarah transportasi Indonesia. Sebagai salah satu stasiun terbesar di Jakarta, tempat ini menjadi titik awal dan akhir perjalanan bagi ribuan penumpang setiap harinya. Selain itu, stasiun ini juga berfungsi sebagai pusat pengiriman barang, menjadikannya sebagai salah satu pusat logistik terpenting di masa lalu.
Namun, seiring berjalannya waktu, peran Stasiun Tanjung Priok mulai tergeser oleh perkembangan infrastruktur transportasi yang lebih modern. Pembangunan jalan tol dan bandara baru membuat banyak penumpang beralih ke moda transportasi lain yang lebih cepat dan efisien. Akibatnya, jumlah penumpang yang menggunakan stasiun ini menurun drastis, dan fungsinya sebagai pusat logistik pun perlahan-lahan memudar.
Menyadari nilai sejarah yang dimiliki oleh Stasiun Tanjung Priok, pemerintah dan berbagai pihak terkait berupaya untuk melestarikan dan merevitalisasi bangunan ini. Berbagai program restorasi telah dilakukan untuk mengembalikan kemegahan arsitektur kolonialnya. Selain itu, stasiun ini juga diusulkan untuk dijadikan sebagai destinasi wisata sejarah, dengan harapan dapat menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.
Meskipun menghadapi tantangan modernisasi, banyak pihak berharap agar Stasiun Tanjung Priok dapat terus bertahan dan berfungsi sebagai bagian dari sejarah transportasi Indonesia. Dengan upaya pelestarian yang terus dilakukan, diharapkan stasiun ini dapat menjadi simbol kebanggaan dan warisan budaya yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Stasiun Tanjung Priok, dengan segala kemegahan dan sejarahnya, kini menghadapi tantangan besar di tengah arus modernisasi. Namun, dengan upaya pelestarian dan revitalisasi yang terus dilakukan, diharapkan bangunan bersejarah ini dapat terus bertahan dan menjadi bagian penting dari sejarah transportasi Indonesia. Semoga Stasiun Tanjung Priok dapat terus menjadi saksi bisu perjalanan bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik.