Dalam perayaan Natal tahun 2025, Kardinal Ignatius Suharyo menyampaikan pesan yang mendalam dan penuh makna bagi bangsa Indonesia. Beliau menekankan pentingnya tobat nasional sebagai langkah untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik. Pesan ini disampaikan dalam misa Natal yang diadakan di Katedral Jakarta, di mana ratusan umat hadir untuk merayakan kelahiran Yesus Kristus.
Kardinal Suharyo menjelaskan bahwa tobat nasional bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi merupakan ajakan untuk merenungkan dan memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan, baik secara individu maupun kolektif. Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berintrospeksi dan berkomitmen dalam menciptakan perubahan positif. Menurutnya, tobat nasional adalah langkah awal untuk membangun bangsa yang lebih adil, damai, dan sejahtera.
Misa Natal di Katedral Jakarta dihadiri oleh ratusan umat yang datang dengan penuh semangat. Meskipun di tengah situasi pandemi, pelaksanaan misa tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Pihak gereja memastikan bahwa semua umat yang hadir mematuhi aturan yang berlaku, seperti penggunaan masker, pemeriksaan suhu tubuh, dan pengaturan jarak antar umat. Hal ini dilakukan demi menjaga kesehatan dan keselamatan bersama.
Dalam khotbahnya, Kardinal Suharyo juga menyampaikan pesan harapan dan kedamaian bagi seluruh umat. Beliau mengajak umat untuk menjadikan Natal sebagai momen refleksi dan memperkuat iman, serta menebarkan kasih dan kedamaian kepada sesama. Pesan ini diharapkan dapat menginspirasi umat untuk terus berbuat baik dan saling mendukung di tengah tantangan yang dihadapi.
Sebagai wujud nyata dari pesan Natal tahun ini, gereja mengadakan berbagai kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini meliputi penggalangan dana, pengumpulan pakaian layak pakai, dan pembagian sembako kepada masyarakat yang terdampak bencana. Partisipasi aktif umat dalam kegiatan sosial ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tinggi, sejalan dengan makna Natal yang sesungguhnya.
Dengan berakhirnya perayaan Natal, umat di Katedral Jakarta menyimpan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Mereka berharap dapat menghadapi tahun baru dengan semangat yang lebih baik dan penuh berkah. Semoga perayaan Natal ini membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi semua, serta memperkuat tekad untuk terus berbuat baik dan saling mendukung dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan Natal Kardinal Suharyo tentang tobat nasional menjadi momen penting untuk merenungkan makna Natal yang sesungguhnya. Dengan kehadiran ratusan umat dan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat, perayaan ini berlangsung dengan lancar dan aman. Semoga semangat Natal ini terus menginspirasi umat untuk menebarkan kasih dan kedamaian di tengah masyarakat, serta memberikan dukungan nyata bagi mereka yang membutuhkan.