Pada tanggal 25 Desember 2025, sebuah bangunan dua lantai di kawasan Koja, Jakarta Utara, mengalami ambruk. Insiden ini terjadi sekitar pukul 18.15 WIB dan mengejutkan warga sekitar. Bangunan yang terletak di jalan utama ini sebelumnya digunakan sebagai tempat usaha dan hunian. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat, terutama terkait dengan keselamatan bangunan-bangunan lain di sekitarnya.
Menurut informasi awal dari pihak berwenang, penyebab ambruknya bangunan ini diduga karena struktur bangunan yang sudah tua dan tidak terawat dengan baik. Selain itu, faktor cuaca ekstrem yang melanda Jakarta belakangan ini juga turut berkontribusi terhadap kerusakan struktur bangunan. “Kami masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari kejadian ini,” ujar seorang petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara.
Ambruknya bangunan ini tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga mengancam keselamatan warga sekitar. Beberapa orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan, dan mereka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Selain itu, insiden ini juga menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian, mengingat jalan utama yang terhalang oleh puing-puing bangunan.
Tim gabungan dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, polisi, dan relawan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan lebih lanjut. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan tidak ada korban yang terjebak di bawah reruntuhan. “Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengevakuasi korban dan membersihkan area dari puing-puing,” kata seorang petugas di lapangan.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi bangunan, terutama yang sudah berusia tua. Pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perawatan dan pemeliharaan bangunan. “Kami akan memperketat pengawasan terhadap bangunan-bangunan tua dan memberikan sanksi bagi pemilik yang tidak mematuhi aturan keselamatan,” tegas seorang pejabat dari pemerintah kota.
Masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. Diperlukan kerjasama antara pemerintah, pemilik bangunan, dan masyarakat untuk memastikan keselamatan dan keamanan lingkungan tempat tinggal. “Kami berharap ada tindakan nyata dari pihak berwenang untuk mencegah kejadian serupa,” ujar seorang warga setempat.
Ambruknya bangunan dua lantai di Koja, Jakarta Utara, menyoroti pentingnya perawatan dan pengawasan terhadap bangunan, terutama yang sudah berusia tua. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, diharapkan kejadian serupa dapat dihindari di masa mendatang, sehingga keselamatan dan kenyamanan masyarakat dapat terjaga.