Jakarta, 5 Desember 2025 – Ancol, salah satu destinasi wisata populer di Jakarta, tetap beroperasi meskipun diterjang banjir rob. Banjir rob yang melanda kawasan pesisir Jakarta ini tidak menyurutkan semangat pengelola Ancol untuk tetap membuka pintu bagi para pengunjung. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk keselamatan dan kenyamanan pengunjung.
Banjir rob yang terjadi di Ancol disebabkan oleh naiknya permukaan air laut yang menggenangi beberapa area di kawasan wisata tersebut. Meskipun demikian, pengelola Ancol telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk meminimalisir dampak banjir terhadap operasional dan kenyamanan pengunjung. Beberapa fasilitas yang terdampak banjir telah ditutup sementara untuk perbaikan dan pembersihan.
Pengelola Ancol telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi banjir rob. Salah satunya adalah dengan meningkatkan sistem drainase di area yang rawan tergenang air. Selain itu, petugas juga dikerahkan untuk memantau kondisi di lapangan dan memberikan informasi terkini kepada pengunjung. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengunjung tetap dapat menikmati liburan mereka dengan aman dan nyaman.
Meskipun banjir rob melanda, banyak pengunjung yang tetap antusias mengunjungi Ancol. Mereka mengapresiasi upaya pengelola dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama berada di kawasan wisata. Beberapa pengunjung bahkan menganggap banjir rob sebagai pengalaman unik yang menambah keseruan liburan mereka. Namun, ada juga yang berharap agar pengelola dapat meningkatkan infrastruktur untuk mencegah banjir di masa depan.
Banjir rob di Ancol menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola dalam menjaga operasional dan kenyamanan pengunjung. Diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan infrastruktur dan sistem penanggulangan banjir di kawasan wisata ini. Selain itu, kerjasama dengan pemerintah dan pihak terkait lainnya juga penting untuk mengatasi masalah banjir rob secara menyeluruh.
Ancol tetap beroperasi meski diterjang banjir rob, menunjukkan komitmen pengelola dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung. Dengan langkah antisipatif yang tepat, diharapkan dampak banjir dapat diminimalisir dan pengunjung tetap dapat menikmati liburan mereka dengan aman. Tantangan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya peningkatan infrastruktur dan kerjasama semua pihak untuk menghadapi perubahan iklim dan dampaknya di masa depan.