Jakarta, 3 November 2025 – Warga Cipinang dikejutkan dengan kemunculan bunga bangkai yang tumbuh di halaman rumah salah satu warga. Fenomena langka ini menarik perhatian banyak orang, mengingat bunga bangkai dikenal sebagai salah satu tanaman yang jarang ditemukan di lingkungan perkotaan. Kejadian ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat setempat.
Bunga bangkai tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah, Budi Santoso, yang tidak menyangka bahwa tanaman unik ini akan tumbuh di pekarangannya. “Awalnya saya kira hanya tanaman biasa, tetapi setelah diperhatikan lebih dekat, ternyata ini bunga bangkai,” ujar Budi. Bunga bangkai, atau Amorphophallus titanum, dikenal dengan bau menyengatnya yang menyerupai bangkai, yang berfungsi untuk menarik serangga penyerbuk.
Penemuan ini segera menarik perhatian warga sekitar dan pengunjung dari luar daerah yang penasaran ingin melihat langsung bunga bangkai tersebut. Banyak yang datang untuk mengabadikan momen langka ini dengan kamera mereka. “Ini pertama kalinya saya melihat bunga bangkai secara langsung. Bau dan ukurannya benar-benar mengesankan,” kata salah satu pengunjung.
Menurut ahli botani dari Universitas Indonesia, Dr. Siti Nurhaliza, kemunculan bunga bangkai di lingkungan perkotaan seperti Cipinang merupakan kejadian yang jarang terjadi. “Bunga bangkai biasanya tumbuh di habitat alaminya di hutan tropis Sumatera. Kemunculannya di perkotaan bisa disebabkan oleh perubahan lingkungan atau penyebaran benih yang tidak disengaja,” jelas Dr. Siti.
Meskipun bunga bangkai dikenal dengan baunya yang tidak sedap, kehadirannya tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar. Sebaliknya, bunga ini dapat menjadi daya tarik edukatif bagi masyarakat untuk lebih mengenal keanekaragaman hayati Indonesia. “Ini kesempatan bagus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan flora langka,” tambah Dr. Siti.
Pemerintah setempat berencana untuk memanfaatkan momen ini sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur akan mengadakan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai bunga bangkai dan pentingnya pelestarian lingkungan. “Kami ingin masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dan flora yang ada di sekitar mereka,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur.
Kemunculan bunga bangkai di Cipinang menjadi fenomena menarik yang mengundang perhatian banyak pihak. Selain menjadi daya tarik wisata dadakan, kejadian ini juga membuka peluang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati. Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan flora langka seperti bunga bangkai dapat terus dilestarikan untuk generasi mendatang.