Partai Nasdem merayakan ulang tahunnya yang ke-14 dengan penuh semangat di Nasdem Tower, Jakarta, pada Senin (11/11/2025). Acara ini mengusung tema “Konsisten Membawa Arus Perubahan” dan dihadiri oleh Ketua Umum Surya Paloh serta sejumlah tokoh penting partai lainnya seperti Ketua Majelis Tinggi Jan Darmadi, Wakil Ketua Umum Saan Mustopa, Sekjen Hermawi Taslim, Bendahara Umum Ahmad Sahroni, dan anggota Majelis Tinggi Lestari Moerdijat.
Dalam pidatonya, Surya Paloh mengungkapkan rasa syukur atas kemajuan yang dicapai Partai Nasdem setiap tahunnya. Sebagai mantan elite Partai Golkar, ia mengenang bagaimana Partai Nasdem berhasil melewati ambang batas parlemen pada Pemilu 2014 dan mengamankan kursi di parlemen. “Sebagai kader Partai Nasdem, saya sungguh amat mensyukuri, Nasdem hadir sebagai institusi partai politik dengan semua kader yang sejak awal mendedikasikan diri, kita berkumpul berada di dalam partai besar Nasdem ini,” ujar Surya Paloh.
Partai Nasdem berawal dari organisasi masyarakat (ormas) bernama Nasional Demokrat yang didirikan oleh Surya Paloh pada 1 Februari 2011 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Ormas ini kemudian diubah statusnya menjadi partai politik dengan mengusung Gerakan Perubahan Restorasi Indonesia. Pada 11 November 2011, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengesahkan Partai Nasdem sebagai badan hukum, menandai berdirinya partai ini secara resmi.
Slogan “Gerakan Perubahan Restorasi Indonesia” mencerminkan upaya Partai Nasdem untuk memulihkan, mengembalikan, dan memajukan fungsi pemerintahan sesuai cita-cita Proklamasi 1945. Semangat ini diterjemahkan melalui empat agenda besar: memperbaiki, mengembalikan, memulihkan, dan mencerahkan kehidupan berbangsa.
Kongres I Partai Nasdem yang digelar pada 25–26 Januari 2013 menjadi tonggak penting dalam perjalanan partai ini. Dalam kongres tersebut, Surya Paloh ditetapkan sebagai Ketua Umum DPP untuk periode 2013–2018. Pada tahun yang sama, Partai Nasdem menjadi satu-satunya partai baru yang lolos verifikasi administrasi dan faktual untuk Pemilu 2014, berdasarkan SK Nomor 05/Kpts/KPU/2013 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Sejak mengikuti Pemilu 2014, Partai Nasdem telah menunjukkan peningkatan perolehan kursi yang signifikan. Pada Pemilu 2014, partai ini meraih 36 kursi, kemudian meningkat menjadi 59 kursi pada Pemilu 2019, dan mencapai 69 kursi pada Pemilu 2024. Pencapaian ini menempatkan Partai Nasdem sebagai salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan dalam peta perpolitikan nasional.
Dalam pemilihan presiden, Partai Nasdem mendukung Joko Widodo (Jokowi) pada dua periode kontestasi, yakni pada 2014 dan 2019. Pada Pilpres 2024, Partai Nasdem membentuk Koalisi Perubahan bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengusung pasangan Anies Baswedan-Abdul Muhaimin Iskandar.
Perayaan 14 tahun Partai Nasdem menandai perjalanan panjang dan konsistensi partai ini dalam membawa arus perubahan di Indonesia. Dengan semangat yang terus terjaga, Partai Nasdem berkomitmen untuk melanjutkan misi besar dalam membangun bangsa, menjadikan pencapaian ini sebagai motivasi bagi seluruh anggota partai untuk terus berjuang demi kemajuan Indonesia.