Pada tanggal 20 November 2025, layanan MRT Jakarta mengalami gangguan yang cukup signifikan. Gangguan ini disebabkan oleh korsleting listrik yang terjadi akibat pohon tumbang. Pramono, salah satu pejabat terkait, mengungkapkan bahwa insiden ini menimbulkan dampak yang cukup besar terhadap operasional MRT.
Insiden ini bermula ketika sebuah pohon besar tumbang dan menimpa jaringan listrik yang mengaliri jalur MRT. Kejadian ini menyebabkan korsleting yang mengganggu pasokan listrik ke kereta, sehingga operasional MRT terpaksa dihentikan sementara. Para penumpang yang berada di dalam kereta saat itu harus dievakuasi dengan aman oleh petugas.
Gangguan ini menyebabkan ketidaknyamanan bagi ribuan penumpang yang mengandalkan MRT sebagai moda transportasi utama mereka. Banyak penumpang yang terpaksa mencari alternatif transportasi lain untuk mencapai tujuan mereka. Selain itu, penundaan ini juga berdampak pada jadwal perjalanan yang sudah direncanakan oleh para penumpang.
Tim teknis MRT Jakarta segera dikerahkan untuk menangani masalah ini. Mereka bekerja keras untuk memperbaiki jaringan listrik yang rusak dan memastikan bahwa layanan dapat kembali beroperasi secepat mungkin. Pramono menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama, dan pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat dan efisien.
Sebagai langkah pencegahan, pihak MRT Jakarta berencana untuk melakukan peninjauan dan pemeliharaan rutin terhadap pohon-pohon yang berada di sekitar jalur MRT. Hal ini bertujuan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan. Selain itu, mereka juga akan meningkatkan sistem pemantauan dan deteksi dini untuk mengidentifikasi potensi gangguan sebelum berdampak pada operasional.
Insiden pohon tumbang yang menyebabkan korsleting listrik ini menjadi pelajaran berharga bagi MRT Jakarta. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, diharapkan kejadian serupa dapat dihindari di masa mendatang. Para penumpang diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas jika terjadi gangguan serupa di kemudian hari. Keamanan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional MRT Jakarta.