XVG.id - Portal Berita Generasi Muda Indonesia
  • Home
  • Viral
  • Nasional
  • Selebriti
  • E-Sport
  • Musik
  • Fashion
  • Lifestyle
Reading: Penumpukan Sampah di TPS Penggilingan: Warga Keluhkan Kondisi yang Semakin Parah
Share
  • Subscribe US
Notification
XVG.id - Portal Berita Generasi Muda IndonesiaXVG.id - Portal Berita Generasi Muda Indonesia
Font ResizerAa
  • Home
  • Nasional
  • Selebriti
  • Game & E-Sport
  • Musik
  • Fashion
  • Lifestyle
  • Viral & Trending
Search
  • Home
  • Nasional
  • Selebriti
  • Game & E-Sport
  • Musik
  • Fashion
  • Lifestyle
  • Viral & Trending
Have an existing account? Sign In
Follow US
ยฉ XVG.co.id - Portal Media Generasi Muda Indonesia
XVG.id - Portal Berita Generasi Muda Indonesia > Blog > Megapolitan > Penumpukan Sampah di TPS Penggilingan: Warga Keluhkan Kondisi yang Semakin Parah
Megapolitan

Penumpukan Sampah di TPS Penggilingan: Warga Keluhkan Kondisi yang Semakin Parah

Redaksi XVG
Last updated: 7 November 2025 12:43 pm
Redaksi XVG
Share
4 Min Read

Andi (41), seorang warga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, mengungkapkan bahwa penumpukan sampah di lokasi tersebut semakin parah. Menurutnya, banyak warga dari luar wilayah yang membuang sampah di TPS ini, terutama pada malam hari ketika petugas tidak bertugas.

“Biasanya orang luar buangnya malam, saat sepi petugas. Sampah yang diangkut biasanya diletakkan di gerobak sebelum diangkut ke truk,” ujar Andi saat ditemui pada Kamis (6/11/2025).

Petugas Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup (LH) Jakarta memang rutin mengangkut sampah dari TPS tersebut. Namun, volume sampah yang terlalu banyak membuat penumpukan sulit diatasi. “Sampahnya terlalu banyak, armadanya kurang. Dulu, saat TPS masih dibuka, ada alat berat sehingga sampah tidak sampai ke jalan,” jelas Andi.

Andi berharap agar TPS yang sebelumnya beroperasi dapat diaktifkan kembali. Hal ini diharapkan dapat mencegah sampah meluber ke jalan dan mengganggu aktivitas warga. “Seharusnya TPS yang ditutup diaktifkan kembali agar sampah tidak meluber ke jalan,” tambahnya.

Marti (83), warga lainnya, juga mengeluhkan hal serupa. Ia sering melihat orang dari luar wilayah membuang sampah menggunakan sepeda motor pada malam hari. “Yang bikin penuh itu yang dari luar, buangnya malam saat sepi petugas, biasanya bawa satu kantong,” kata Marti.

Marti berharap pemerintah dapat menata ulang pengelolaan TPS di Penggilingan agar penumpukan sampah tidak kembali terjadi. “Pengennya dibenahi saja, kalau ditutup seluruhnya atau dilarang susah, biar rapi agar sampah tidak kemana-mana,” ungkapnya.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan tumpukan sampah menutupi jalan di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, menjadi viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @infopenggilingan. Dalam rekaman itu, terlihat tumpukan sampah meluber ke jalan hingga menghalangi pengendara.

Selain itu, genangan air dari tumpukan sampah juga mengalir ke jalan dan menimbulkan bau tidak sedap, seperti dikeluhkan oleh perekam video. “Tumpukan sampah tersebut bukan cuma menimbulkan pandangan tak sedap dan bau tak sedap di sekitar lokasi, tapi juga sudah meluber hingga menutupi akses jalan menuju salah satu komplek di dekat TPS,” tulis keterangan Instagram @infopenggilingan.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, jalan yang sebelumnya tertutup kini sudah dapat dilalui kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil. Namun, pengendara harus melambat karena sejumlah gerobak sampah masih terparkir di sepanjang jalan. Kondisi jalan juga tampak basah dan licin akibat air yang mengalir dari tumpukan sampah, disertai aroma menyengat di sekitar lokasi.

Tumpukan sampah didominasi oleh sampah rumah tangga, seperti sisa makanan, yang menarik banyak lalat di area tersebut. Terlihat dua truk sampah sedang bekerja mengangkut sampah yang masih menumpuk, sementara beberapa gerobak sampah menunggu giliran untuk membuang muatan.

Warga berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah penumpukan sampah di TPS Penggilingan. Pengelolaan yang lebih baik dan pengaktifan kembali TPS yang ditutup diharapkan dapat menjadi solusi untuk mencegah masalah serupa di masa depan. Dengan demikian, lingkungan sekitar dapat kembali bersih dan nyaman bagi warga yang tinggal di sekitarnya.

TAGGED:TPS
Share This Article
Facebook Twitter Email Copy Link Print
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
TwitterFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Popular News

Tujuh Tumpahan Minyak Baru di Laut Hitam: Upaya Pembersihan Terus Berlanjut
14 Januari 2025
Festival Pasar Ikan Banyuwangi: Menggugah Selera dan Menggeliatkan Ekonomi Bahari
21 November 2024
NewJeans Menanggapi Gugatan ADOR: Kepercayaan yang Runtuh dan Masa Depan yang Tidak Pasti
6 Desember 2024
Harga Pangan Jakarta Hari Ini: Kenaikan Bawang dan Daging, Penurunan Harga Cabai
14 Oktober 2025
XVG.id - Portal Berita Generasi Muda Indonesia

Memberships

  • Redaksi
  • Tentang Kami

Quick Links

  • Syarat dan Ketentuan Privasi
  • Iklan
  • Pedoman Siber
FacebookLike
TwitterFollow
YoutubeSubscribe

ยฉ XVG.co.id – Portal Media Generasi Muda Emas Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?