Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, mengonfirmasi bahwa seorang penumpang ojek online (ojol) yang mengalami koma setelah kecelakaan di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, telah meninggal dunia. “Korban kecelakaan sempat dirawat di RS Pelni selama satu minggu. Namun, korban akhirnya meninggal dunia,” ujar Ruslani, seperti dilansir dari Antara, Selasa (4/11/2025).
Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. Berdasarkan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi, sepeda motor yang dikemudikan oleh pengemudi ojol bernama Bambang Sugiono menabrak sebuah truk yang sedang berhenti di pinggir jalan. Alih-alih memberikan pertolongan, Bambang justru melarikan diri, meninggalkan penumpangnya tergeletak di jalan raya.
Tindakan Bambang yang kabur dari lokasi kejadian membuat pihak kepolisian memasukkan namanya dalam daftar pencarian orang (DPO). “Ini DPO (daftar pencarian orang) Polri,” tegas Ruslani. Sebelumnya, insiden ini telah ramai diberitakan, di mana korban, seorang wanita, menggunakan jasa ojek online untuk berangkat pada pagi hari.
Menurut unggahan akun Instagram @kriminal.jakarta, pengemudi ojol tersebut diduga melajukan motornya dengan kecepatan tinggi hingga menabrak truk. Akibat kecelakaan ini, korban mengalami luka berat dan pendarahan serius di kepala, yang membuatnya koma dan dirawat intensif di RS Pelni, Jakarta.
Keluarga korban telah melaporkan kejadian ini ke Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, berharap agar pelaku segera ditemukan dan diproses hukum. Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas yang melibatkan ojek online di ibu kota.
Kecelakaan ini menyoroti pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi pengemudi ojek online yang sering kali dikejar waktu. Pihak berwenang diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Selain itu, edukasi mengenai keselamatan berkendara perlu terus digalakkan kepada para pengemudi ojek online demi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.
Dengan situasi yang memprihatinkan ini, diharapkan ada langkah konkret dari pihak terkait untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya, serta memberikan keadilan bagi keluarga korban yang ditinggalkan.