Pada Minggu pagi (9/11/2025), sebuah insiden mengerikan terjadi di kebun hidroponik vertikal yang terletak di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. Lift yang digunakan untuk mengangkut pengunjung terjatuh dari ketinggian delapan meter. Saat kejadian, lift tersebut sedang membawa dua orang pengunjung yang tengah melakukan sesi kunjungan di Ladang Farm Teknologi.
Menurut Kasatgas BPBD Jakarta Selatan, Kendar, lift tersebut mengalami malfungsi saat kedua pengunjung sedang melihat tanaman dari ketinggian. “Dalam sesi pemaparan, korban naik menggunakan car lift untuk melihat tanaman ketinggian kurang lebih delapan meter, tiba-tiba car lift error dan terjatuh kurang lebih empat meter,” jelas Kendar. Malfungsi ini diduga menjadi penyebab utama terjatuhnya lift tersebut.
kibat insiden ini, salah satu korban mengalami pergeseran tulang di lengan dan paha. “Korban mengalami syok. Bapak I terjebak, Ibu K diduga mengalami pergeseran tulang di bagian lengan dan paha sebelah kanan,” ungkap Kendar. Kondisi ini membuat korban harus segera mendapatkan penanganan medis.
Setelah kejadian, pegawai yang bertugas di lokasi langsung menghubungi pemadam kebakaran untuk meminta pertolongan. Petugas segera mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban. Kedua korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak pengelola kebun hidroponik belum dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait insiden ini. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan mengenai standar keselamatan dan pemeliharaan fasilitas di lokasi tersebut. Diharapkan pihak pengelola segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di tempat-tempat wisata, terutama yang melibatkan penggunaan peralatan mekanis seperti lift. Pengelola tempat wisata diharapkan dapat memastikan bahwa semua peralatan berfungsi dengan baik dan aman digunakan oleh pengunjung. Selain itu, pelatihan bagi staf dalam menangani situasi darurat juga sangat penting untuk meminimalisir risiko cedera serius.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan pihak terkait dapat mengambil langkah-langkah preventif yang lebih ketat guna menjamin keselamatan pengunjung di masa mendatang. Keamanan dan kenyamanan pengunjung harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan tempat wisata.