Pada tanggal 20 November 2025, layanan MRT Jakarta mengalami gangguan operasional yang cukup serius. Insiden ini terjadi akibat tumbangnya sebuah pohon besar yang menimpa lintasan kereta, menyebabkan MRT hanya dapat beroperasi di rute terbatas. Kejadian ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi ribuan penumpang yang setiap hari mengandalkan MRT sebagai moda transportasi utama mereka.
Insiden bermula ketika sebuah pohon besar yang berada di dekat jalur MRT tumbang dan menimpa lintasan kereta. Akar pohon yang sudah rapuh tidak mampu menahan beban, sehingga menyebabkan pohon tersebut jatuh. Bagian batang dan ranting pohon menimpa infrastruktur jalur MRT, mengakibatkan kerusakan yang cukup parah. Insiden ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, dan segera setelah itu, operasional MRT dihentikan untuk menghindari risiko lebih lanjut.
Gangguan ini berdampak langsung pada ribuan penumpang yang mengandalkan MRT sebagai moda transportasi utama mereka. Banyak penumpang yang harus mencari alternatif transportasi lain untuk mencapai tujuan mereka. Selain itu, insiden ini juga menyebabkan penundaan perjalanan dan ketidaknyamanan bagi para pengguna MRT. Pihak MRT Jakarta segera mengeluarkan pengumuman resmi dan meminta penumpang untuk bersabar selama proses perbaikan berlangsung.
Pramono, salah satu pejabat terkait dari MRT Jakarta, menyatakan bahwa proses perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar 34 jam. Tim teknis telah dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan puing-puing pohon dan memperbaiki kerusakan yang terjadi pada lintasan. Pramono menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama, dan pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan dengan cepat dan efisien.
Sebagai langkah pencegahan, MRT Jakarta berencana untuk melakukan peninjauan dan pemeliharaan rutin terhadap pohon-pohon yang berada di sekitar jalur MRT. Hal ini bertujuan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan. Selain itu, mereka juga akan meningkatkan sistem pemantauan dan deteksi dini untuk mengidentifikasi potensi gangguan sebelum berdampak pada operasional.
Para penumpang diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas selama proses perbaikan berlangsung. Meskipun gangguan ini menimbulkan ketidaknyamanan, banyak penumpang yang memahami situasi dan berharap agar perbaikan dapat diselesaikan sesuai jadwal. Keamanan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional MRT Jakarta.
Insiden gangguan MRT ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan dan respons cepat dalam menghadapi situasi darurat. Dengan adanya koordinasi yang baik antara petugas dan penumpang, diharapkan proses perbaikan dapat berjalan lancar dan operasional MRT dapat kembali normal secepat mungkin. Kejadian ini juga menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang di masa mendatang.