Sebuah insiden tak terduga terjadi di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Rabu (19/11/2025) ketika dua ekor sapi terlepas dan berkeliaran di jalan tol. Kejadian ini menyebabkan gangguan lalu lintas yang cukup signifikan sebelum akhirnya kedua sapi tersebut berhasil dilumpuhkan dan disembelih.
Insiden ini bermula ketika dua ekor sapi yang diangkut menggunakan truk pengangkut ternak berhasil meloloskan diri. Sapi-sapi tersebut kemudian berkeliaran di jalur tol, menyebabkan kepanikan di antara para pengendara. “Kami melihat sapi-sapi itu berlari di tengah jalan, dan ini sangat berbahaya,” ujar salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian dan pengelola tol segera dikerahkan untuk menangani situasi ini. Mereka berusaha mengarahkan sapi-sapi tersebut ke pinggir jalan untuk menghindari kecelakaan. Namun, upaya ini tidak mudah mengingat sapi-sapi tersebut terus bergerak dan sulit dikendalikan. “Kami berusaha sebaik mungkin untuk memastikan keselamatan pengguna jalan,” kata seorang petugas kepolisian.
Setelah beberapa waktu, petugas akhirnya memutuskan untuk melumpuhkan sapi-sapi tersebut demi alasan keamanan. Dengan bantuan ahli hewan, sapi-sapi itu berhasil dilumpuhkan menggunakan alat khusus. Setelah dilumpuhkan, sapi-sapi tersebut kemudian disembelih di lokasi yang aman. “Ini adalah langkah terakhir yang harus diambil demi keselamatan semua pihak,” jelas seorang ahli hewan yang terlibat dalam proses tersebut.
Insiden ini menyebabkan kemacetan panjang di Tol Japek, terutama di jalur menuju Jakarta. Para pengendara terpaksa menunggu hingga situasi kembali normal. “Kami terjebak macet selama lebih dari satu jam, ini sangat mengganggu,” keluh seorang pengendara yang terjebak dalam kemacetan.
Pengelola Tol Japek menyatakan penyesalan atas insiden ini dan berjanji akan meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan pengangkut ternak di masa depan. Mereka juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan pihak berwenang guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. “Kami akan memastikan bahwa semua kendaraan pengangkut ternak memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan,” ujar perwakilan pengelola tol.
Insiden dua sapi terlepas di Tol Japek menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan ketat terhadap kendaraan pengangkut ternak. Meskipun situasi berhasil ditangani tanpa korban jiwa, kejadian ini menimbulkan gangguan signifikan terhadap lalu lintas. Diharapkan, langkah-langkah pencegahan yang lebih baik dapat diterapkan untuk memastikan keselamatan di jalan tol di masa mendatang.