Pada Sabtu pagi (8/11/2025), sebuah insiden tragis terjadi di Jalan Pelajar, Cakung, Jakarta Timur, yang menewaskan seorang hansip berinisial AS (42). Kejadian ini bermula ketika AS bersama dua rekannya sedang melakukan ronda malam di lingkungan RW 09. Saat memantau kamera pengawas (CCTV), mereka melihat gerak-gerik mencurigakan dari seseorang yang diduga hendak mencuri sepeda motor.
Ruin (58), rekan ronda AS, mengungkapkan bahwa pelaku sempat beberapa kali bolak-balik di sekitar lokasi sebelum melancarkan aksinya. “Betul dia (pelaku) beberapa kali bolak-balik, setelah itu dia, ada tukang pemulung ini. Malingnya ini keluar lagi, setelah pemulung keluar, dia balik lagi, posisi yang awal lagi dia. Ke situ lagi. Berarti memang sengaja udah niat,” ujar Ruin.
Berdasarkan rekaman CCTV, AS dan rekannya, Tihasan, memutuskan untuk mengejar orang yang gerak-geriknya mencurigakan tersebut. Mereka menduga orang itu adalah maling motor. “Awal mulanya saya dilihat dari CCTV itu, saya setiap harinya mantau di CCTV. Setelah itu ada yang mencurigakan, jadi kejar lah (AS dan Tihasan) maling-maling ini. Sampai terjadi lah, sampai bentrok lah akhirnya itu,” kata Ruin.
Setelah AS dan Tihasan mengejar pelaku, Ruin ikut menyusul ke lokasi dan mendengar dua kali suara tembakan. “Ada suara letusan dua kali. Sampai di situ saya lihat korban ini masih ada, bisa bicara sama saya. Sempat saya angkat, saya dudukin, engga taunya ini darah keluar, saya rebahkan lagi,” ucap Ruin. Meskipun sempat mencari bantuan dari warga setempat, nyawa AS tidak tertolong dan ia meninggal di tempat kejadian.
Kapolsek Cakung, Kompol Widodo Saputro, menjelaskan bahwa setelah menabrakkan sepeda motornya ke sepeda motor pelaku, sempat terjadi duel antara korban dan pelaku sebelum terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari tembakan. “Saat itu terjadi suara ledakan sebanyak dua kali dan korban langsung terjatuh, saksi selanjutnya mengamankan diri dan meminta pertolongan warga,” jelasnya.
Polisi telah melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi korban ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan penanganan darurat. Korban diketahui mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kiri. Berdasarkan keterangan saksi, suara tembakan terdengar sebanyak dua kali. Peristiwa tersebut juga terekam kamera CCTV, yang menunjukkan sepeda motor yang dikendarai dua pelaku di persimpangan jalan.
Kejadian tragis ini menambah daftar panjang insiden kekerasan di wilayah tersebut dan menyoroti pentingnya peningkatan keamanan di lingkungan sekitar. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang. Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik penembakan ini. Dengan adanya kejadian ini, diharapkan langkah-langkah preventif dapat lebih ditingkatkan guna mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang.