Pada tanggal 16 Oktober 2025, serikat petani dari berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta. Aksi ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia, sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada kesejahteraan petani. Ribuan petani berkumpul untuk menyuarakan aspirasi mereka dan menuntut perhatian lebih dari pemerintah.
Para petani yang tergabung dalam serikat ini menyampaikan beberapa tuntutan utama kepada pemerintah. Mereka menuntut adanya kebijakan yang lebih adil dalam distribusi lahan pertanian, peningkatan harga komoditas pertanian, serta perlindungan terhadap produk lokal dari serbuan impor. Selain itu, mereka juga meminta adanya subsidi yang memadai untuk pupuk dan benih, guna meningkatkan produktivitas pertanian.
Dalam orasinya, para petani mengungkapkan kondisi pertanian yang semakin memprihatinkan. Mereka menyoroti rendahnya harga jual hasil pertanian yang tidak sebanding dengan biaya produksi yang terus meningkat. Hal ini diperparah dengan masuknya produk impor yang membanjiri pasar lokal, sehingga menyulitkan petani untuk bersaing. Para petani berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini.
Aksi demonstrasi ini tidak hanya diikuti oleh petani, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk aktivis lingkungan dan mahasiswa. Mereka turut hadir untuk menunjukkan solidaritas dan mendukung perjuangan petani dalam mendapatkan hak-hak mereka. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat posisi petani dalam menyuarakan aspirasi mereka kepada pemerintah.
Menanggapi aksi demonstrasi ini, pihak Istana Negara menyatakan akan menampung aspirasi para petani dan berjanji untuk mengkaji ulang kebijakan yang ada. Pemerintah berkomitmen untuk mencari solusi terbaik guna meningkatkan kesejahteraan petani dan memastikan ketahanan pangan nasional. Dialog antara pemerintah dan perwakilan petani direncanakan akan dilakukan dalam waktu dekat untuk membahas tuntutan yang disampaikan.
Para petani berharap bahwa aksi ini dapat menjadi titik awal perubahan kebijakan yang lebih berpihak pada mereka. Dengan adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah, diharapkan sektor pertanian di Indonesia dapat berkembang lebih baik dan memberikan kesejahteraan bagi para petani. Hari Pangan Sedunia ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan semua pihak akan pentingnya peran petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Aksi demonstrasi ini menyoroti pentingnya dialog dan kerjasama antara pemerintah dan petani dalam menghadapi tantangan di sektor pertanian. Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan dapat tercipta sistem pertanian yang lebih berkelanjutan dan menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.