XVG – Di sebuah kontrakan di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, terjadi ledakan tabung gas 3 kilogram yang mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan. Pintu kontrakan terlepas dan plafon jebol akibat ledakan tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengonfirmasi bahwa ledakan terjadi di kontrakan yang berlokasi di Jl Akasia, RT 3 RW 18, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang Kota. “Kebocoran gas 3 kg,” ujar Ade dalam keterangannya pada Kamis (6/2/2025).
Kontrakan tersebut dimiliki oleh seorang perempuan berinisial IFP. Menurut keterangan, penghuni kontrakan awalnya mendengar suara ledakan yang tiba-tiba. Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan bahwa pintu depan kontrakan mengalami kerusakan parah dan plafon atap jebol akibat ledakan tersebut.
Meskipun kerusakan fisik yang ditimbulkan cukup signifikan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. “Pintu depan kontrakan terlepas dan rusak, serta plafon atap jebol,” jelas Ade. “Tidak ada korban jiwa,” tambahnya.
Penyebab utama dari ledakan ini diduga berasal dari kebocoran gas pada tabung 3 kilogram yang digunakan di kontrakan tersebut. Pihak berwenang diharapkan untuk melakukan investigasi lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan tabung gas di rumah tangga. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kondisi tabung gas dan memastikan tidak ada kebocoran yang dapat memicu ledakan. Pemeriksaan rutin dan penggunaan peralatan yang sesuai standar keselamatan sangat dianjurkan untuk menghindari risiko serupa.
Ledakan tabung gas 3 kilogram di Pamulang ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap keselamatan penggunaan gas di rumah. Meski tidak ada korban jiwa, kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan. Diharapkan, dengan adanya investigasi dan peningkatan kesadaran masyarakat, insiden serupa dapat dicegah di masa mendatang.