Aparat kepolisian kini tengah memburu seorang pria berinisial MSS yang diduga terlibat dalam aksi pembacokan terhadap kekasihnya, RM (28), di kawasan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan. Peristiwa ini terjadi setelah korban menolak permintaan pelaku untuk dibelikan ponsel di sebuah pusat perbelanjaan. Insiden tersebut berlangsung pada Selasa (7/1) sekitar pukul 22.30 WIB di Jalan Pengadegan Timur Il Kos Aqila.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Nurma Dewi, kejadian ini bermula dari adu mulut antara pasangan tersebut di pusat perbelanjaan. “Pelaku masih dalam pencarian,” ujar Nurma kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Nurma menjelaskan bahwa pertengkaran antara MSS dan RM dipicu oleh permintaan pelaku yang ingin dibelikan ponsel. Ketika korban tidak dapat memenuhi permintaan tersebut, MSS kemudian mendatangi kos RM dan melakukan tindakan kekerasan. “Pelaku menganiaya korban dengan sebilah golok, mengenai lengan kanan,” jelas Nurma.
Saat ini, pihak kepolisian masih berupaya keras untuk menemukan pelaku dan mengumpulkan barang bukti, termasuk senjata tajam yang digunakan dalam aksi pembacokan tersebut. Kasus ini kini ditangani oleh Polsek Pancoran Jakarta Selatan, yang terus melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kasus kekerasan ini menyoroti pentingnya penanganan cepat dan tepat oleh aparat penegak hukum untuk mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kejadian kekerasan atau ancaman yang mereka alami kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh tindakan kekerasan dan selalu mencari solusi damai dalam menyelesaikan konflik. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga hubungan yang sehat dan saling menghormati dalam setiap interaksi sosial.
Polsek Pancoran Jakarta Selatan berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan tuntas dan memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku. Pihak kepolisian juga berjanji untuk terus memberikan informasi terbaru kepada publik terkait perkembangan penyelidikan kasus ini.
Dengan adanya kasus ini, diharapkan masyarakat semakin waspada dan berhati-hati dalam menjalin hubungan, serta tidak ragu untuk melaporkan tindakan kekerasan yang mereka alami atau saksikan. Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah tanggung jawab bersama, dan setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.