Pedangdut kondang, Inul Daratista, baru-baru ini memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebutkan dirinya dikenai denda pajak sebesar Rp450 juta meskipun akun YouTube miliknya tidak aktif. Melalui akun Instagram pribadinya, pelantun lagu “Buaya Buntung” ini menjelaskan bahwa isu tersebut berawal dari penampilannya sebagai bintang tamu di sebuah talkshow televisi, di mana ia membahas kasus lama terkait kenaikan pajak usaha.
Dalam unggahannya pada 15 Januari 2025, Inul menyatakan bahwa kasus tersebut sebenarnya sudah berlalu dan telah diselesaikan. “Bagi saya, itu sudah berlalu meskipun pajak tidak berubah dan naik. Kasus tagihan YouTube juga pernah dibahas dan semua sudah clear. Itu berita 3 tahun lalu dan rasanya tak perlu dinaikkan lagi,” tulis Inul.
Sebagai warga negara yang patuh, Inul menegaskan bahwa ia selalu berusaha menjalankan aturan pemerintah. Meskipun sempat memprotes kenaikan pajak usaha, Inul kini tidak lagi mempermasalahkan hal tersebut. Ia menekankan pentingnya membayar pajak dan mengingatkan para pelaku usaha untuk tidak lupa menyetorkan pajaknya kepada negara.
Inul juga mengingatkan bahwa bulan Maret adalah waktu untuk membayar pajak. “Kita harus jujur dan terbuka. Jadilah warga negara yang baik karena uang pajak kita sedikit banyak membuat Indonesia lebih baik,” ujarnya. Inul menambahkan bahwa ia merasa perlu mengoreksi dan meluruskan fakta sebenarnya terkait pemberitaan pajak yang beredar.
Inul menegaskan bahwa tidak perlu takut membayar pajak karena masih banyak orang baik di sekitar kita. “Yang jelas, jangan takut bayar pajak. Aku sudah siap-siap bayar pajak, kamu bagaimana?” tantangnya kepada para pengikutnya.
Saat tampil sebagai bintang tamu di acara “Pagi-Pagi Ambyar” belum lama ini, Inul berbagi pengalaman bahwa ia pernah dikenai denda hingga Rp450 juta. Hal ini disebabkan karena petugas pajak menilai konten YouTube miliknya menghasilkan banyak uang. “Katanya, channel YouTube aku penghasilannya gede. Jadi aku harus bayar. Jadi kena denda sampai Rp450 juta. Lah wong YouTubeku enggak aktif, itu ngitungnya dari mana?” ungkap Inul dengan nada heran.
Melalui klarifikasi ini, Inul Daratista berharap dapat meluruskan kesalahpahaman yang terjadi di masyarakat. Ia juga berharap agar para pelaku usaha dan masyarakat luas dapat lebih memahami pentingnya membayar pajak demi kemajuan negara. Dengan sikap terbuka dan jujur, Inul mengajak semua pihak untuk menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab.