Pada Minggu sore (15/12), sebuah insiden melibatkan bus terjadi di KM 223 Tol Kanci-Pejagan. Bus Rosalia Indah dengan nomor polisi AD 7178 OF terlibat dalam kecelakaan ini, yang mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kompol Mangku Anom Sutresno, menyatakan bahwa keempat korban hanya mengalami cedera ringan. Proses evakuasi bus sempat mengalami kendala karena posisi bus yang terguling dan nyangkut di marka jalan. Namun, setelah beberapa waktu, evakuasi berhasil dilakukan dan arus lalu lintas kembali normal.
Kecelakaan ini diduga terjadi karena bus yang dikemudikan oleh Mujianto berusaha menghindari mobil pribadi yang tiba-tiba mengerem mendadak. Dalam keterangannya, Mujianto menjelaskan bahwa busnya berada sekitar 100 meter di belakang mobil tersebut. Meskipun sudah berusaha melakukan pengereman, rem bus tidak cukup untuk menghentikan laju kendaraan.
Mujianto mengungkapkan bahwa setelah rem berbunyi, ia terpaksa membanting setir ke arah kiri jalan. Akibatnya, bus terguling setelah terperosok ke dalam lubang. Bus tersebut sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Gunung Kidul, Yogyakarta, dengan membawa 26 penumpang. Meskipun beberapa penumpang mengalami luka ringan, semua penumpang berhasil selamat.
Setelah kecelakaan, video yang beredar di media sosial menunjukkan bus berwarna cerah terguling di tengah jalan tol. Sejumlah petugas kepolisian dan ambulans segera tiba di lokasi untuk memberikan pertolongan kepada korban yang terluka. Para korban kemudian dievakuasi ke RS Waled, Kabupaten Cirebon, untuk mendapatkan perawatan medis.
Kecelakaan bus di KM 223 Tol Kanci-Pejagan ini menyoroti pentingnya kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat di jalan raya. Meskipun tidak ada korban jiwa, insiden ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.